Hubungan Stres Dengan Gangguan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 11 Makassar
DOI:
https://doi.org/10.35892/j3dx4h86Keywords:
Stres, Gangguan Siklus Menstruasi, RemajaAbstract
Stres merupakan respon fisik dan mental seseorang terhadap perubahan lingkungan yang memerlukan penyesuaian. Stres juga merupakan reaksi non spesifik dari hal apapun yang mengancam melebihi kapasitas kompesasinya untuk melindungi homeostatistis. Tujuan Secara umum hasil penelitian ini menunjukan adanya hubungan Stres dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja putri di SMA Neggeri 11 Makassar. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 11 Makassar. Metode Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Eksperimen dengan pendekatan Pre-Eksperimen One-Group Prestest-Posttest Design. Popolasi dalam penelitian ini sebanyak 181. Cara pengambilan sampel menggunakan Non Probabilty Sampling dengan quota sampling, didapatkan 64 responden pengumpulan data ini mengunakan kuesionr Tingkat Stres dan Siklus Menstruasi yang di adopsi oleh (Ni luh Made Devi,2022). Pengolahan data menggunakan SPSS, analisis yang dilakukan Analisis yang digunakan adalah Analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square (ρ <0,05). Hasil Berdasarkan hasil analisis uji statistic menggunakan Chi-square diperoleh nilai p value = 0.004 Kesimpulan dari hasil temuan penelitian ini, menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stres dan gangguan siklus menstruasi pada siswi SMAN 11 Makassar
