Hubungan Musik Dengan Penurunan Stres Pada Remaja Di SMAN 8 Gowa
DOI:
https://doi.org/10.35892/y0v4fx46Keywords:
Musik, Remaja, StresAbstract
Kondisi kesehatan mental merupakan bagian yang cukup besar dari beban penyakit global selama masa remaja. Masalah kesehatan mental merupakan penyebab utama kecacatan pada orang muda. Hingga 50% atau setengah dari semua kondisi kesehatan mental dimulai sebelum usia 14 tahun dan hingga satu dari lima remaja mengalami gangguan mental gangguan setiap tahun. Dalam menghadapi kompleksitas tantangan kesehatan mental yang semakin meningkat, pemahaman yang lebih mendalam tentang peran musik dalam merawat dan mendukung kesejahteraan mental menjadi krusial.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan musik dengan penurunan stres pada remaja di SMAN 8 Gowa. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah berjumlah 40 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 37 responden. . Alat atau instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner hubungan musik dan kuesioner penurunan stres berupa dokumen yang berisi beberapa pertanyaan dan penyataan. Keandalan serta validitas instrumen ini telah diuji. Teknik pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan aplikasi SPSS untuk tabulasi data. Adapun perhitungan dilakukan dengan menggunakan Microsoft excel dan SPSS sehingga diperoleh hasil tersebut. Setelah dilakukan uji statistik Chi Square didapatkan nilai p value = 0,002, hal ini berarti p < 0,05 dan di dapatkan hubungan musik dengan penurunan stres. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara musik dan penurunan stres pada remaja
