Peran ATLM Dalam Pengembangan Dan Pelaksanaan Teknik Diagnostik Helicobacter Pylori : Tinjauan Literatur Terhadap Pemeriksaan Mikrobiologi Dan Molekuler

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.35892/djik.v21i1.3038

Kata Kunci:

ATLM, Helicobacter Pylori, Pemeriksaan Mikrobiologi, Pemeriksaan Molekuler, Teknik Diagnostik

Abstrak

Helicobacter Pylori (H. pylori) adalah bakteri gram negatif berflagel yang ditemukan di saluran pencernaan dapat menyebabkan komplikasi serius bila tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Deteksi H. pylori dilakukan di laboratorium dengan pemeriksaan gold standar yaitu kultur dimana pemeriksaan dilakukan oleh seorang Ahli Teknologi Laboratorium Medis (ATLM). Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan Systematic literature review dari 205 literatur dengan 17 literatur yang memenuhi kriteria inklusi mengenai berbagai metode diagnostik H. pylori, baik invasif maupun non-invasif. Tinjauan ini juga menyoroti peran penting seorang ATLM dalam seluruh tahapan pemeriksaan, mulai dari pengelolaan sampel, hingga validasi hasil. Terdapat beberapa spesimen untuk dilakukan pemeriksaan H. pylori yaitu biopsi lambung, feses, saliva, jaringan lambung, dan biopsi paru. Teknik diagnostik H. pylori mencangkup Urea Breath Test (UBT), Stool Antigen Test (SAT), rt-PCR (real-time PCR), ELISA, Rapid Urease Test (RUT), histologi, dan kultur. Biomarker untuk diagnosis dan terapi infeksi H. pylori yaitu Protein HpaA, gen VacA dan gen CagA.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2026-02-28

Cara Mengutip

Peran ATLM Dalam Pengembangan Dan Pelaksanaan Teknik Diagnostik Helicobacter Pylori : Tinjauan Literatur Terhadap Pemeriksaan Mikrobiologi Dan Molekuler. (2026). Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan, 21(1), 1-8. https://doi.org/10.35892/djik.v21i1.3038

Artikel Serupa

1-10 dari 164

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.