Hubungan Lama Puasa Dengan Kejadian Post Operative Nausea Vomiting (PONV) Pada Pasien General Anestesi Di RSUD R. Syamsudin, S.H. Sukabumi

Authors

DOI:

https://doi.org/10.35892/djik.v21i2.3488

Keywords:

General Anestesi, Komplikasi Pascaoperasi, Lama Puasa, POVN

Abstract

Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) merupakan komplikasi yang sering terjadi Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) merupakan komplikasi yang sering terjadi setelah tindakan general anestesi dan dapat memengaruhi kenyamanan serta proses pemulihan pasien. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian PONV adalah lama puasa preoperatif yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama puasa dengan kejadian PONV pada pasien general anestesi di RSUD R. Syamsudin, S.H. Sukabumi. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 184 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi dan instrumen Rhodes Index of Nausea, Vomiting and Retching (RINVR). Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden menjalani puasa selama 6–8 jam sebanyak 101 responden (54,9%) dan sebagian besar tidak mengalami PONV sebanyak 168 responden (91,3%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara lama puasa dengan kejadian PONV pada pasien general anestesi. Kesimpulan penelitian ini adalah lama puasa preoperatif berhubungan dengan kejadian PONV pada pasien general anestesi

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-05-29

How to Cite

Hubungan Lama Puasa Dengan Kejadian Post Operative Nausea Vomiting (PONV) Pada Pasien General Anestesi Di RSUD R. Syamsudin, S.H. Sukabumi. (2026). Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan, 21(2), 55-59. https://doi.org/10.35892/djik.v21i2.3488

Similar Articles

11-20 of 75

You may also start an advanced similarity search for this article.