Edukasi Penanganan Risiko Jatuh Pada Pasien Post Operasi Dengan General Anestesi
DOI:
https://doi.org/10.35892/community.v8i2.3515Kata Kunci:
Edukasi Kesehatan, General Anestesi, Morse Fall Scale, Pasca Operasi, Risiko JatuhAbstrak
Risiko jatuh merupakan salah satu insiden keselamatan pasien yang sering terjadi pada pasien pasca operasi dengan general anestesi akibat efek residu anestesi yang dapat menyebabkan penurunan kesadaran, gangguan keseimbangan, kelemahan otot, serta penurunan kemampuan mobilisasi. Edukasi mengenai penanganan risiko jatuh diperlukan untuk meningkatkan pemahaman pasien dan keluarga dalam mencegah kejadian jatuh selama masa pemulihan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi mengenai penanganan risiko jatuh serta menggambarkan tingkat risiko jatuh pada pasien pasca operasi dengan general anestesi menggunakan Morse Fall Scale (MFS) di Ruang Antasena RST TK.III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 7–17 April 2026 dan 20–23 Mei 2026 dengan melibatkan 35 peserta. Metode kegiatan meliputi identifikasi karakteristik peserta, pemberian edukasi kesehatan menggunakan media leaflet yang disertai demonstrasi teknik mobilisasi yang aman sebelum operasi, kemudian dilakukan penilaian tingkat risiko jatuh pada fase pasca operasi menggunakan Morse Fall Scale (MFS). Data dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta berusia 19–59 tahun sebanyak 22 orang (62,9%), berjenis kelamin laki-laki sebanyak 18 orang (51,4%), dan jenis operasi terbanyak adalah Open Reduction Internal Fixation (ORIF) sebanyak 8 orang (22,9%). Berdasarkan penilaian menggunakan Morse Fall Scale (MFS), sebagian besar peserta berada pada kategori tidak berisiko sebanyak 24 orang (68,6%), diikuti kategori risiko rendah sebanyak 11 orang (31,4%), dan tidak terdapat peserta dengan kategori risiko tinggi. Edukasi penanganan risiko jatuh menggunakan leaflet yang disertai demonstrasi teknik mobilisasi yang aman dapat mendukung upaya pencegahan risiko jatuh dan meningkatkan keselamatan pasien selama masa pemulihan pasca operasi
